Buku ini ditulis dari pengalaman panjang mendampingi mahasiswa dan peneliti muda yang sering merasa metode penelitian sebagai bagian yang paling kaku dan membingungkan. Metode kerap dipandang sebagai kewajiban administratif, bukan sebagai ruang berpikir yang justru seharusnya membantu peneliti memahami apa yang sedang ia teliti. Melalui Metode Penelitian sebagai Proses Berpikir Kritis, buku ini mengajak pembaca melihat metodologi dari sudut yang lebih manusiawi. Penelitian dipahami sebagai proses berpikir yang bertahap, penuh pertimbangan, dan tidak selalu linier. Di dalamnya terdapat pilihan, keraguan, asumsi, dan refleksi yang semuanya merupakan bagian wajar dari kerja ilmiah. Buku ini tidak berfokus pada rumus atau prosedur baku. Perhatiannya diarahkan pada cara membangun logika ilmiah, mengenali posisi dan bias diri, serta menyusun argumen yang masuk akal dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan cara ini, metode penelitian tidak lagi terasa menakutkan, melainkan menjadi alat bantu berpikir yang memperkuat kepercayaan diri peneliti.