Segera Terbit *****Kehadiran buku ini dilandasi oleh kesadaran bahwa bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat penyampai informasi, tetapi juga sarana membangun hubungan sosial, menyampaikan maksud, memengaruhi orang lain, serta menegosiasikan makna dalam berbagai konteks kehidupan. Oleh karena itu, pemahaman terhadap pragmatik menjadi salah satu fondasi penting dalam kajian bahasa dan pembelajaran bahasa pada berbagai jenjang pendidikan.
Pembelajaran bahasa pada abad ke-21 ini, tidak lagi berorientasi semata-mata pada penguasaan kaidah kebahasaan, tetapi juga pada pengembangan kompetensi komunikatif. Peserta didik dituntut tidak hanya mampu membentuk kalimat yang benar secara gramatikal, tetapi juga mampu menggunakan bahasa secara tepat, efektif, santun, dan sesuai dengan konteks komunikasi. Dalam kerangka inilah pragmatik memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap pembelajaran bahasa. Berbagai konsep pragmatik, seperti deiksis, praanggapan, implikatur, tindak tutur, prinsip kerja sama, prinsip kesantunan, serta faktor-faktor penentu tindak berbahasa, dapat menjadi landasan bagi pengembangan kemampuan berbahasa yang lebih bermakna dan kontekstual.